Showing posts with label Electronic. Show all posts
Showing posts with label Electronic. Show all posts

Saturday, September 22, 2007

Fuel Cell Hidrogen Dari Metanol Sebagai Pensuplai Energi Listrik


Bulan Agustus yang lalu, sebuah tim peneliti dari The Stevens Institute of Technology mengungkapkan bahwa mereka telah berhasil mengembangkan sebuah alat yang dapat mengubah metanol menjadi hidrogen secara efisien.

Pengembangan alat ini telah membuka jalan bagi pemanfaatan fuel cell sebagai pensuplai energi listrik pada alat-alat electronik portabel.

Dengan alat ini sebuah laptop akan mampu beroperasi hingga 50 jam, puluhan kali lebih tahan lama dibandingkan dengan batere laptop yang ada saat ini.

Selain itu, alat ini dapat pula diaplikasikan pada alat-alat elektronik portabel lainnya.

Saturday, June 23, 2007

Mencegah AC Berair

Air yang menetes dari AC disebabkan oleh adanya penyumbatan pada penyaring udara masuk di bagian indoor AC, sehingga jumlah udara yang masuk ke AC menjadi berkurang. Akibatnya terbentuklah es atau icing pada AC. Es ini lama kelamaan akan kembali mencair dan jadilah tetesan air.

Untuk mengatasinya, bersihkan filter udara. Caranya matikan AC, buka cover penutup AC, lalu ambil filter udara (berwarna hitam, terbuat dari plastik) bersihkan dengan air, lalu keringkan. Setelah itu pasang kembali dan AC bisa anda nyalakan kembali.

Ada baiknya membersihkan filter udara dilakukan secara berkala, setiap 1-4 minggu sekali. Memang frekuensi pembersihan tergantung pula oleh kondisi udara ruangan di mana AC dipasang. Pada ruangan yang relative berdebu, biasanya filter AC akan cepat tersumbat. Lebih baik memang ruangan sering dibersihkan dan pasang sebuah exhaust fan.

Monday, April 02, 2007

Agar Tidak Salah Ketika Membeli Kamera Digital

Memilih kamera digital tidaklah mudah bagi sebagian orang, apalagi dengan begitu beragamnya merk dan fitur-fitur yang ditawarkan di pasaran. Berikut ini adalah tips sederhana agar anda tidak salah memilih dan membeli kamera digital yang tepat, sesuai dengan keperluan anda.
  • Pilihlah merk kamera digital yang telah lama beredar di pasaran. Selain telah terbukti kehandalannya, kamera digital yang banyak digunakan biasanya dapat memberikan layanan purna jual yang lebih baik, seperti service dan ketersediaan spare part.
  • Apakah anda lebih suka dengan fitur sistem tombol (buttons) atau putar (scroll), sebagai pemindah setting pada menu di kamera digital?
  • Pertimbangkan ukuran lensa. Dengan ukuran lensa yang cukup, anda tidak akan kesulitan mengambil gambar pada jarak dekat dengan mendapatkan sudut pemotretan yang baik. Paling tidak kamera digital dengan ukuran lensa 28 mm yang seharusnya anda pilih.
  • Perhatikan apakah kamera digital yang anda pilih memiliki pegangan untuk jari-jari anda. Fitur ini memungkinkan anda menggunakan kamera digital dalam waktu yang cukup lama tanpa harus jari anda merasa pegal.
  • Jangan keliru dengan ukuran pixels. Kamera digital dengan perbedaan ukuran pixels antara 1~2 megapixels (mp), hasilnya agak sulit dibedakan. Sebagai contoh resolusi yang dihasilkan oleh kamera digital 8 mp dan 10 mp perbedaannya tidak signifikan.
  • Time lag yang cukup besar saat tombol anda pencet dengan saat kamera mengambil gambar tidak cocok bagi anda yang sering mengabadikan obyek yang bergerak (misalnya anak anda).
  • Tipe batere. Hindari membeli kamera digital dengan tipe batere khusus, sebaliknya pilihlah yang menggunakan tipe batere standar AA. Namun, saat ini kebanyakan kamera digital menggunakan batere yang dapat diisi ulang (rechargeable), jadi anda tidak perlu khawatir. Hanya saja kapasitas pemakain batere juga mesti jadi pertimbangan.
  • Pertimbangkan juga antara kualitas dan ukuran kamera digital. Kamera digital dengan lensa yang dapat dibongkar pasang, biasanya memiliki ukuran fisik lebih besar. Namun, ukuran yang lebih besar akan membuat harganya lebih tinggi.
  • Format Memory Card. Pilihlah memory card yang kompatibel dengan operating system di komputer anda. Minimal kompatibel dengan program Windows.
  • Jangan lupakan kelengkapan asesoris kamera digital seperti charger batere, kapasitas memory card, card reader, tas dan yang lainnya.
  • Hati-hati dengan fitur Zoom. Yang anda perlukan adalah Optical Zoom bukan Digital Zoom. Optical Zoom menggambarkan kemampuan lensa kamera dan bagian lainnya dari sebuah kamera digital untuk menangkap lebih banyak cahaya dan obyek secara lebih detail dari jarak yang cukup jauh. Digital Zoom hampir sama fungsinya seperti cropping tool.
  • Pastikan bahwa kamera digital yang anda pilih dilengkapi dengan fitur Image Stabilization. Dengan fitur ini gambar yang dihasilkan akan tetap bagus hasilnya meskipun obyek yang akan diabadikan bergerak dan atau kamera tidak dalam posisi stabil pada saat tombol ditekan.

Friday, December 29, 2006

Tips Hemat Listrik Ketika Menggunakan Penyejuk Ruangan (AC)

Penggunaan penyejuk ruangan atau AC (Air Conditioner) di rumah tangga sudah merupakan kebutuhan ‘primer’ bagi sebagian masyarakat kita. Terutama bagi mereka yang tinggal di daerah dengan suhu udara yang lumayan panas. Selain menjamin kenyamanan, AC dapat berfungsi pula sebagai pembersih udara di rumah.

Namun, dengan kebutuhan daya listrik yang cukup besar, pengetahuan tentang AC yang tidak mencukupi justru akan menambah tagihan listrik yang lumayan tinggi di akhir bulan. Malah bisa lebih ruwet ketika kita harus bolak-balik menservice AC di rumah karena sering ngadat. Kalau sudah begini, bukan kenyamanan yang kita dapatkan, tapi justru tambah masalah.

Berikut tips sederhana yang dapat kita praktikan ketika kita hendak membeli AC, saat menggunakan AC dan merawat AC sendiri.

  1. Belilah penyejuk ruangan atau AC yang dilengkapi dengan converter. Fungsi converter adalah pengatur beban listrik. Artinya pada saat suhu di ruangan sudah mencapai suhu yang kita inginkan, AC akan mengurangi sendiri secara otomatis beban pendinginan yang diberikan, dengan tetap beroperasi. AC konvensional tidak dilengkapi dengan converter. Sistem kontrolnya on-off, artinya ia akan berhenti beroperasi pada saat suhu sudah tercapai, dan beroperasi kembali saat suhu sudah naik ke titik tertentu. Ingat, AC membutuhkan daya listrik terbesar pada saat start. Jadi, bila AC kita sering on dan off maka listrik yang dibutuhkan pun akan lebih besar.
  2. Pilih AC dengan kapasitas pendinginan sesuai dengan kebutuhan. Hindari memilih AC dengan kapasitas terlalu kecil atau over capacity.
  3. Yakinkan bahwa ruangan yang hendak dipasangi AC sudah tertutup rapat. Cegah sedapat mungkin panas dari luar masuk ke dalam ruangan, yang dapat menambah beban kerja AC.
  4. Disiplinlah untuk tidak merokok di dalam ruangan yang ber-AC. Selain mengeluarkan panas, asap rokok juga menyebabkan AC kita cepat rusak.
  5. Atur setting temperatur dengan bijak. Kita tentu tidak perlu menyalakan AC dengan setting 18oC. Selain tidak baik bagi kesehatan, setting terlalu rendah (dingin) juga memaksa AC bekerja lebih berat.
  6. Matikan AC bila ruangan tidak dipergunakan dalam waktu yang relatif lama.
  7. Jaga selalu kebersihkan ruangan, terutama dari debu.
  8. Bersihkan filter udara masuk, minimal sekali dalam seminggu.
  9. Rawatlah AC secara berkala, sesuai dengan rekomendasi dari pembuat AC. AC dengan kondisi prima memerlukan daya listrik yang lebih kecil.
  10. Ajak dan ajari seluruh anggota keluarga kita untuk menggunakan AC sebijak mungkin. Karena kesadaran dan kedisiplinan dari seluruh anggota keluarga merupakan kunci paling penting.