Coca-Cola, perusahaan minuman ringan terkemuka asal Amerika Serikat, telah memperkenalkan bahan kemasan minuman terbaru, yang terbuat dari bagian tumbuhan. Botol Coca-Cola teranyar ini merupakan generasi pertama botol plastik ramah lingkungan.
Coca-Cola pertama kali memperkenalkan botol plastik terbarunya ini pada saat Climate Change Summit di Copenhagen, Denmark, bulan lalu. Dan akan kembali diperkenalkan bulan berikutnya, yaitu pada saat Olimpiade musim dingin di Vancouver, Kanada, dimana seluruh minuman bersoda dan air mineral akan dikemas dalam botol plastik terbarunya.
Botol plastik konvensional biasanya terbuat dari polyethylene terephthalate (PET), yang merupakan produk turunan dari minyak bumi, yang jumlahnya makin terbatas. Sedangkan botol plastik milik Coca-Cola berasal dari 70% produk minyak bumi dan 30% produk turunan dari tebu.
Proses produksi botol Coca-Cola terbaru tersebut adalah sebagai berikut. Pertama-tama batang tebu dihancurkan dan diperas untuk mengekstraksi gula yang ada di dalamnya. Gula selanjutnya di fermentasi dan didistilasi untuk memproduksi etanol. Melalui serangkaian proses, etanol diubah menjadi mono-ethylene glycol (MEG). Mono-ethylene glycol kemudian di campur dengan terephthalic acid untuk memproduksi plastik PET.
Coca-Cola dengan bantuan Imperial College London kemudian melakukan analisis dampak lingkungan antara botol plastik konvensional dan botol plastik terbaru dari Coca-Cola. Hasilnya menunjukkan bahwa botol plastik yang berasal dari campuran antara minyak bumi dan etanol meninggalkan limbah karbon lebih kecil 12%-19% dibandingkan dengan botol plastik konvensional. (wsj.com)
Botol Plastik Lebih Ramah Lingkungan Dari Coca-Cola
0
Saturday, February 06, 2010
6:46 AM | Kategori artikel: Lingkungan, Teknologi | 0 Comments
Teh Hijau Dapat Mencegah Timbulnya Kanker Paru-paru
1
Wednesday, January 27, 2010
Menurut hasil penelitian terbaru, ternyata teh hijau dapat melindungi paru-paru kita dari penyakit kanker. Hal ini diungkapkan oleh para ahli kedokteran dari Universitas Taiwan menyusul hasil penelitian yang mereka lakukan terhadap sekitar 500 orang.
Dalam penelitian tersebut, terungkap bahwa para perokok dan bukan perokok yang minum teh hijau 1 cangkir sehari, memiliki resiko terkena kanker paru 5 kali lebih rendah dibandingkan dengan mereka yang tidak minum teh hijau.
Sementara itu, diantara para perokok, perokok yang tidak biasa mengonsumsi teh hijau 1 cangkir sehari, memiliki resiko terkena kanker paru 12 kali lebih besar.
Selain itu, para peneliti juga menganalisa DNA mereka yang terlibat dalam penelitian. Dan ternyata ada faktor genetika yang ikut pula mempengaruhi tingkat resiko terkena kanker paru, selain minum teh. Mereka yang memiliki gen tipe IGF1 memiliki resiko yang jauh lebih rendah, dibandingkan dengan orang yang sama-sama biasa minum teh hijau tetapi dengan tipe gen berbeda.
Namun, dalam publikasinya para peneliti mengingatkan bahwa hasil penelitian ini bukan berarti menganjurkan orang untuk tetap merokok. Hal terbaik yang harus dilakukan oleh para perokok adalah berhenti merokok secepatnya. Nah, bagi anda yang masih merokok, silahkan simak juga artikel mengenai bahaya merokok.
Baca pula artikel saya yang lain mengenai manfaat teh hijau bagi kesehatan. (bbc.co.uk)
Dalam penelitian tersebut, terungkap bahwa para perokok dan bukan perokok yang minum teh hijau 1 cangkir sehari, memiliki resiko terkena kanker paru 5 kali lebih rendah dibandingkan dengan mereka yang tidak minum teh hijau.
Sementara itu, diantara para perokok, perokok yang tidak biasa mengonsumsi teh hijau 1 cangkir sehari, memiliki resiko terkena kanker paru 12 kali lebih besar.
Selain itu, para peneliti juga menganalisa DNA mereka yang terlibat dalam penelitian. Dan ternyata ada faktor genetika yang ikut pula mempengaruhi tingkat resiko terkena kanker paru, selain minum teh. Mereka yang memiliki gen tipe IGF1 memiliki resiko yang jauh lebih rendah, dibandingkan dengan orang yang sama-sama biasa minum teh hijau tetapi dengan tipe gen berbeda.
Namun, dalam publikasinya para peneliti mengingatkan bahwa hasil penelitian ini bukan berarti menganjurkan orang untuk tetap merokok. Hal terbaik yang harus dilakukan oleh para perokok adalah berhenti merokok secepatnya. Nah, bagi anda yang masih merokok, silahkan simak juga artikel mengenai bahaya merokok.
Baca pula artikel saya yang lain mengenai manfaat teh hijau bagi kesehatan. (bbc.co.uk)
7:21 AM | Kategori artikel: Kesehatan | 1 Comments
Subscribe to:
Posts (Atom)



