Showing posts with label Rumah. Show all posts
Showing posts with label Rumah. Show all posts

Thursday, August 06, 2009

5 Tips Sederhana Untuk di Rumah

Berikut ini adalah beberapa tips sederhana untuk di rumah, terutama untuk para ibu dan bapak. Mudah-mudahan bisa membantu mempermudah tugas-tugas di rumah. Atau bahkan bisa mengurangi biaya rumah tangga. Semoga saja.


  1. Agar gambar sablon pada kaos awet dan tahan lama, balikan bagian dalam kaos menjadi di luar dan sebaliknya ketika kaos akan dicuci.

  2. Stiker yang menempel di permukaan berbahan kayu bisa dihilangkan dengan cara menempelkan tisu toilet (toilet paper) yang telah diberi air, tepat di atas permukaan stiker. Air akan melewati tisu ke stiker. Stiker akan menjadi mudah dikelupas. Namun, hati-hati jangan menggunakan alat yang kasar atau tajam untuk melepas stiker, karena salah-salah bukan stiker yang hilang, tapi permukaan kayunya akan tergores.

  3. Noda karat pada pakaian juga sering menjadi masalah. Nah, untuk mengatasinya gunakan saja jeruk nipis dan garam. Caranya jeruk dibelas dua, taburi garam. Gosok-gosokkan ke noda karat, jemur hingga kering. Lalu setelah itu, cuci seperti biasa.

  4. Minuman bersoda (cola) selain sebagai minuman ringan, bisa juga anda manfaatkan. Bagi anda yang senang mengoleksi koin (coin), rendam koin dalam cola untuk menjaga kilauannya. Atau bila air buangan dari dapur mampet, masukkan kira-kira 2 liter cola untuk membantu melancarkan kembali. Nah, kalau suatu saat anda kena sial, permet karet nempel ke rambut, anda bisa juga menggunakan cola untuk membersihkannya.

  5. Pakaian yang terkena noda minyak dapat dibersihkan dengan cara berikut. Tempelkan kertas minyak pada bagian atas dan bawah pakaian yang terkena noda minyak. Lalu gosok-gosokan dengan menggunakan setrika panas. Minyak akan terserap ke dalam kertas, dan pakaian anda akan kembali bersih.

Nggak yakin? Silahkan coba...

Monday, September 15, 2008

Kenali Sifat Bahan Kimia Lewat MSDS

Ada seorang teman yang bertanya “Apa yang harus kita lakukan bila gas LPG di rumah bocor?” Saya katakan kepada teman saya tersebut “Berlindunglah di tempat yang lebih tinggi, karena gas LPG cenderung ada di bawah permukaan. Ini disebabkan oleh karena density (berat jenis) gas LPG jauh lebih besar dari udara. Satu hal lagi, hindari timbulnya percikan api dari sumber apapun.”

Apa yang saya utarakan di atas, sebenarnya seluruhnya bersumber dari MSDS-nya gas LPG. MSDS? Ya, MSDS (Material Safety Data Sheet) atau Lembar Keselamatan Bahan menjelaskan dan menghimpun informasi lengkap mengenai suatu bahan kimia, diantaranya mengenai sifat dan cara penanganannya.

Seperti tulisan saya sebelumnya mengenai MSDS, dengan membaca MSDS kita akan tahu dengan pasti sifat-sifat bahan kimia yang kita hadapi. Apa yang harus kita lakukan ketika terjadi kecelakaan atau kebakaran yang melibatkan bahan kimia tersebut. Dan tentu informasi lainnya yang berkaitan dengan penanganan bahan kimia yang dimaksud.

Oleh sebab itu, bacalah terlebih dahulu MSDS sebelum menggunakan atau menyimpan bahan kimia di rumah kita. Kenali dengan cermat sifat-sifat kimia dan fisikanya. Untuk apa? Agar kita bisa aman ketika menggunakan dan menyimpannya.

Lalu dari mana MSDS bisa kita dapatkan? Seharusnya sih kita bisa dapatkan dari penjual di mana kita membelinya. Namun kalau pun tidak ada, kita bisa mendapatkannya dari sumber lain, internet misalnya.

Jadi, bacalah MSDS bahan kimia sebelum kita menggunakannya, agar kita tahu dengan pasti sifat-sifatnya. Sehingga kita bisa dengan aman menggunakannya, tanpa diselimuti oleh rasa takut.

Friday, November 16, 2007

Contoh Sukses Pengelolaan Sampah Domestik


Barangkali apa yang dilakukan oleh kelompok PKK di daerah kelurahan Tamansari, Bandung patut dijadikan contoh dalam hal pengelolaan sampah domestik.

Sejak enam bulan lalu, warga yang berada di daerah tersebut mulai giat melakukan pengelolaan sampah secara swadaya, melalui program pengurangan (reduce), peggunaan kembali (reuse) dan daur ulang (recycle). Sebelumnya, sampah-sampah tersebut telah dipisahkan sesuai dengan klasifikasi organik, non-organik dan sampah bahan berbahaya dan beracun (B3).

Program yang mereka lakukan ternyata dapat mengurangi volume sampah secara signifikan, yaitu sampai dengan 60%. Jumlah pengurangan yang sangat besar.

Dari kegiatan pengelolaan tersebut, sampah organik mereka jadikan kompos, sebagai pupuk tanaman. Sampah non-organik, seperti plastik bekas kemasan kopi misalnya, mereka buat menjadi aneka ragam kerajinan tangan, mulai dari pot tanaman sampai tas.

Bukan hanya volume sampah saja ternyata hasil yang mereka dapatkan, akan tetapi dari kegiatan pengelolaan sampah secara swadaya ini mampu menciptakan sumber penghasilan tambahan bagi para warganya. Sebagai contoh, hasil kerajinan tangan dari sampah plastik bekas kemasan mereka jual dengan harga antara Rp. 20,000 – Rp. 50,000 per buah.

Dikutip dari harian Pikiran Rakyat

Wednesday, September 12, 2007

Penggunaan Titanium Oksida Pada Pakaian


Percayakah anda bahwa suatu saat nanti kita hanya memerlukan satu stel pakaian saja?

Ternyata hal itu tak lama lagi akan segera menjadi kenyataan. Penelitian terbaru yang dilakukan oleh para peneliti di DRDO Research and Development mengungkapkan bahwa penggunaan Titanium Oksida (TiO2) pada pakaian akan membuat pakaian tidak dapat terkotori apapun.

Lapisan molekul titanium oksida yang dimanfaatkan dengan teknologi nano-partikel pada pakaian membuat pakaian tidak dapat menyerap keringat, debu, dan partikel pengotor lainnya. Dan dengan adanya titanium oksida menjadikan pakaian akan terlihat selalu cemerlang.

Jadi tidak perlu khawatir kalau pakaian kita terkena tumpahan teh atau kopi, cukup dilap saja.

Dan yang lebih penting, bahwa penggunaan titanium oksida tidak akan membahayakan kesehatan kulit manusia.

Kita tunggu saja perkembangannya.
Sumber: www.hindu.com

Tuesday, May 01, 2007

Apel dan Buah Cengkeh Untuk Mengusir Lalat

Lalat, siapa yang tidak kenal dengan mahluk yang satu ini. Sukanya mengerubuti makanan, yang membuat selera makan kita bisa hilang. Tapi sekarang tidak lagi.
Untuk mengusir lalat dengan cepat tanpa menggunakan bahan kimia, anda cukup menyiapkan apel yang masak dan manis, serta buah cengkeh. Ikuti cara berikut untuk membuatnya.

  1. Ambil satu buah apel yang masak dan manis.
  2. Siapkan 20-30 buah cengkeh yang sudah dipotong dua.
  3. Penuhi seluruh permukaan apel dengan potongan buah cengkeh, dengan cara menusukkannya pada kulit apel.
  4. Simpan apel yang telah dibubuhi potongan buah cengkeh tadi di atas piring. Lalu letakan di tengah-tengan meja makan atau tempat menghidangkan makanan.
  5. Perhatikan. Dalam sekejap semua lalat yang mengerubuti makanan akan menjauh karena bau wangi yang dikeluarkan dari buah cengkeh.

    Tips ini dapat anda gunakan pula ketika hendak makan bersama di luar rumah. Selain cepat, cara ini juga sangat aman karena bebas bahan kimia berbahaya. Selamat mencoba!

Tuesday, February 27, 2007

Cara Mudah Mengurangi Bau Menyengat Dari Cat

Mengecat ulang rumah merupakan salah satu cara untuk mempertahankan agar dekorasi rumah tetap menarik. Namun, selama melakukan pengecatan seringkali kita terganggu oleh bau cat yang cukup menyengat, bahkan bagi sebagian orang bisa menyebabkan kepala pusing.

Ada cara mudah yang dapat dilakukan agar selama rumah atau ruangan dicat, kita bisa mengurangi bau yang ditimbulkannya.

  1. Potong beberapa buah bawang merah menjadi dua bagian, dan letakan di atas piring. Selanjutnya, letakan piring tersebut di tempat di mana pengecatan dilakukan.
  2. Pada saat pengecatan dihentikan, misalnya untuk jeda atau istirahat, masukkan kuas atau rol untuk mengecat ke dalam plastik yang tertutup atau berseal. Selain untuk menghindari menguapnya pelarut dalam cat, plastik ini berfungsi pula agar kuas atau rol tidak cepat mengeras karena cat yang menempel menjadi kering.
  3. Bila kita menggunakan baki atau tray selama pengecatan, simpan juga ke dalam plastik yang tertutup.
  4. Tutup rapat kaleng cat atau wadah tempat menyimpan cat bila sedang tidak digunakan.

Friday, February 23, 2007

Menghilangkan Noda Lilin Di Sofa


Pada saat anak kita main di sofa, kadangkala mereka meninggalkan noda lilin di sofa. Agak sulit memang membersihkannya, salah-salah bukannya noda lilin yang hilang tapi malah sofa kita yang cacat. Sekatang anda tidak perlu khawatir lagi. Ada cara mudah untuk menghilangkan noda lilin di sofa. Alat dan bahan yang dibutuhkan. 1. Gunting kertas. 2. Setrika baju. 3. Kain atau handuk kecil. 4. Kertas kado atau pembungkus buku (berwarna coklat) Caranya silahkan ikuti langkah-langkah di bawah ini.
  1. Gunting kertas sesuai dengan ukuran noda lilin yang menempel di sofa. Buat beberapa potongan
  2. Tempelkan kertas yang sudah dipotong di atas noda lilin
  3. Lalu nyalakan setrika, dengan setting panas paling rendah
  4. Mulailah menggosok-gosokkan setrika di atas kertas secara berulang. Bukan ditempel. Untuk menghilangkan noda lilin secara sempurna, anda akan memerlukan beberepa potongan kertas.
  5. Bila anda khawatir sofa anda akan cacat terkena setrika, gunakan kain untuk mengalasi setrika sehingga tidak kontak langsung dengan kertas
Namun perlu diperhatikan bahwa cara ini hanya cocok untuk sofa yang terbuat dari kain (bukan kulit atau bahan sintetik). Selamat mencoba semoga berhasil.